Belibis Batu (Dendrocygna javanica)
Dendrocygna javanica

Aktivitas
MigrasiIdentitas
Belibis batu adalah nama lokal yang digunakan untuk Dendrocygna javanica, yang dalam sumber berbahasa Inggris disebut Lesser Whistling Duck. Spesies ini termasuk keluarga Anatidae. Nama Javan Whistling Duck juga digunakan sebagai nama alternatif, sehingga pencantuman beberapa nama membantu pencarian tanpa membuat identitas baru.
Ciri fisik
Belibis batu dewasa memiliki bulu cokelat kusam, kepala dengan topi gelap, rona karat di tepi bulu leher dan bahu, serta bulu ekor atas berwarna kastanye. Burung muda cenderung lebih kusam dan keabu-abuan dengan mahkota yang lebih pucat. Ciri warna dapat berubah menurut umur dan kondisi bulu, jadi identifikasi sebaiknya juga memperhatikan habitat, bentuk tubuh, dan suara.
Habitat dan sebaran
Spesies ini menyukai lahan basah air tawar, terutama kolam dangkal dan rawa. Mereka dapat ditemukan pada bentang alam yang memiliki vegetasi air atau tepian berlumpur, termasuk lanskap sawah dan danau buatan jika kondisinya sesuai. Kajian di Lang Sen Ramsar Site, Vietnam, juga mendokumentasikan distribusi dan perilakunya di beberapa subzona lahan basah.
Pakan
Belibis batu mencari makan dengan menyudu permukaan air. Pakan utamanya berupa bahan tumbuhan yang mengapung, tetapi serangga dan invertebrata air juga dikonsumsi. Sumber lain mencatat bahwa burung ini dapat mengambil makanan hewani kecil dan merumput di sekitar rawa. Karena itu, label herbivore pada inventaris terlalu sempit; halaman ini mempertahankan kategori omnivora dengan penjelasan berbasis sumber.
Perilaku dan suara
Belibis batu bersifat pemalu dan sering terlihat dalam kelompok keluarga yang rapat. Aktivitas mencari makan dapat berlangsung pada malam hari, sedangkan kelompoknya beristirahat pada siang hari. Suara peluit yang melengking dan berdesis menjadi petunjuk penting ketika burung sedang terbang atau sulit terlihat di vegetasi rawa.
Reproduksi dan konservasi
Sarang dapat dibuat di lubang alami pohon tua, cabang tebal, atau struktur sarang burung lain di dekat lahan basah; sarang di permukaan tanah juga dilaporkan tetapi lebih jarang. Musim berbiak berbeda menurut wilayah dan berkaitan dengan monsun, sehingga periode Mei–Oktober dari sumber India tidak boleh dianggap berlaku untuk seluruh populasi Asia Tenggara.
Status konservasi global pada sumber yang tersedia tercatat sebagai Least Concern. Status tersebut tidak berarti semua populasi lokal aman: hilangnya rawa, gangguan, dan perubahan tata guna lahan tetap perlu dipantau. Pengamatan sebaiknya dilakukan dari jarak aman tanpa memberi makan atau mengganggu kelompok dan sarang.
Suara burung
Rekaman suara terverifikasi belum tersedia untuk spesies ini. Atribusi dan lisensi wajib tersedia sebelum rekaman ditampilkan.
Sebaran dan Habitat
Koordinat atau polygon sebaran belum tersedia, sehingga peta interaktif belum ditampilkan.
FAQ
Di habitat seperti apa belibis batu hidup?
Belibis batu terutama hidup di lahan basah air tawar, seperti kolam dangkal, rawa, dan area bervegetasi air. Sawah tergenang atau danau buatan dapat digunakan ketika menyediakan kondisi yang sesuai.
Apa makanan belibis batu?
Makanannya terutama bahan tumbuhan yang diambil dari permukaan air, dengan tambahan serangga dan invertebrata air. Komposisi pakan mengikuti kondisi lahan basah setempat.
Apakah belibis batu bermigrasi?
Tidak semua populasi melakukan migrasi jarak jauh. Perpindahan lokal untuk mengikuti ketersediaan lahan basah telah dilaporkan, terutama ketika kondisi habitat berubah.
Mengapa belibis batu sering terdengar seperti bersiul?
Spesies ini memiliki panggilan melengking dan berdesis yang terdengar seperti peluit, terutama ketika terbang. Suara tersebut sering membantu pengamat menemukan kelompok yang tertutup vegetasi.