Anis Merah (Zoothera Citrina)
Zoothera citrina

Panjang
Rentang sayap
AktivitasDiurnal berarti aktif terutama pada siang hari.
MigrasiPola migrasi bervariasi menurut populasi dan subspesies; label resident tidak diterapkan secara mutlak.
Identitas
Anis merah dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Orange-headed Thrush. Nama ilmiah Zoothera citrina masih digunakan pada sebagian sumber, sementara kombinasi taksonomi Geokichla citrina juga dipakai dalam sumber ornithologi modern. Keduanya dicatat sebagai nama yang berkaitan di halaman ini agar pencarian tidak kehilangan identitas spesies.
Ciri fisik
Ciri yang paling mudah dikenali adalah kepala dan bagian bawah tubuh berwarna jingga-oranye terang, paruh hitam, serta garis putih pada sayap. Jantan umumnya memiliki bagian atas tubuh abu-abu kebiruan, sedangkan betina lebih cokelat zaitun. Perbedaan warna ini membuat identifikasi lapangan sebaiknya memperhatikan jenis kelamin, umur, dan subspesies, bukan hanya satu foto.
Habitat dan sebaran
Anis merah berasosiasi dengan habitat berhutan dan lingkungan darat yang teduh serta lembap. Catatan National Parks Board menempatkannya di habitat hutan, sedangkan data eBird memodelkan keberadaannya sepanjang beberapa musim di wilayah Asia. Populasi dan subspesiesnya tersebar di Asia Selatan, Asia Timur, dan Asia Tenggara; sebagian populasi dapat berpindah secara musiman, sehingga label “tidak migrasi” tidak boleh diterapkan secara mutlak pada seluruh sebaran spesies.
Pakan
Sumber yang tersedia mencatat makanan berupa serangga, cacing tanah, dan buah. Pola ini menunjukkan bahwa anis merah memanfaatkan sumber pakan hewani dan nabati di lantai hutan atau vegetasi bawah. Untuk pengamatan liar, lebih baik menjaga jarak dan tidak menambahkan pakan karena pemberian makan dapat mengubah perilaku serta meningkatkan risiko penyakit.
Perilaku dan suara
Spesies ini cenderung pemalu dan sulit terlihat di balik vegetasi rapat. Data sejarah alam juga menggambarkannya sebagai burung yang umumnya tidak membentuk kawanan besar. Suara menjadi petunjuk penting saat survei, tetapi rekaman atau pemutaran suara sebaiknya tidak digunakan berlebihan karena dapat mengganggu perilaku alami burung.
Reproduksi dan konservasi
Detail musim berbiak dapat berbeda antarwilayah dan subspesies, sehingga angka telur atau lama inkubasi dari sumber yang tidak spesifik tidak dimasukkan di sini. Di Indonesia, anis merah juga pernah menjadi objek pengambilan anak burung untuk perdagangan dan pemeliharaan. Pengamatan, pemotretan, dan pemeliharaan harus mengikuti aturan satwa liar setempat serta menghindari pengambilan individu dari alam.
Suara burung
Orange-headed Thrush — Song (ML355641671)
- Sumber
- Macaulay Library
- Perekam
- Sujith S
- Lokasi
- Naduvannur Town, Kozhikode, Kerala, India
- Lisensi
- Hak penggunaan mengikuti ketentuan contributor Macaulay Library; izin reuse file belum diverifikasi.
Sebaran dan Habitat
Sumber yang tersedia mendukung sebaran lintas Asia dan pemodelan kehadiran menurut musim, tetapi data geometry belum disimpan di repository ini.
Sebaran umum: Asia Selatan, Asia Timur, dan Asia Tenggara.
Habitat: Hutan dan lingkungan darat yang teduh serta lembap.
Titik berikut adalah observasi lapangan, bukan batas sebaran umum.
FAQ
Di mana anis merah hidup?
Anis merah terutama terkait dengan habitat berhutan yang teduh dan lembap di wilayah Asia Selatan hingga Asia Tenggara. Lokasi tepatnya bergantung pada subspesies dan musim.
Apa makanan anis merah?
Pakan yang tercatat meliputi serangga, cacing tanah, dan buah. Komposisinya dapat berubah menurut habitat dan ketersediaan makanan.
Apakah anis merah boleh diberi makan saat diamati?
Tidak dianjurkan. Biarkan burung mencari pakan alami dan gunakan jarak pengamatan yang tidak mengganggu. Untuk satwa liar, jangan mengambil atau memindahkan individu tanpa dasar hukum dan izin yang berlaku.